ANALISIS KEANDALAN PADA SISTEM DI STRIBUSI 20 KV DAN 6 KV PADA GARDU INDUK KAPAL

Bookmark and Share
LATAR BELAKANG MASALAH

Listrik sekarang ini bukanlah merupakan suatu barang yang mewah yang hanya digunakan oleh masyarakat tertentu di perkotaan saja. Tetapi listrik sudah merupakan kebutuhan masyarakat luas baik masyarakat kota maupun masyarakat pedesaan, masyarakat industri maupun masyarakat agraris.
Sebelum listrik dikembangkan sampai ke desa-desa, listrik hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat kota yang digunakan sebagian besar untuk lampu penerangan dan sebagian kecil untuk home industri.
Sejak tahun 1974 PLN sebagai perusahaan jasa listrik milik pemerintah, mencanangkan Program Kelistrikan Desa yaitu sebuah program yang bertujuan untuk mengembangkan sistem kelistrikan dengan pendistribusian tenaga listrik ke desa-desa yang letaknya di pelosok-pelosok. Mengingat lokasi daerah yang akan dipasok tenaga listrik adalah tersebar, maka sistem yang digunakan untuk pendistribusian tenaga listrik di atas ditempuh dengan cara :
1. Desa-desa yang dekat dengan jaringan distribusi yang ada disambung langsung kejaringan distribusi tersebut.
2. Desa-desa yang jauh dari jaringan distribusi yang ada, diharapkan mendirikan pusat (pembangkit) listrik kecil di desa tersebut misalnya pembangkit mikro hydro

Begitu juga metode sistem pengaman pada penyaluran tenaga listrik dipilih yang sesuai dengan situasi dan kondisi daerah penyaluran, sehingga listrik yang didistribusikan dapat memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut :
1. TEGANGAN STABIL artinya tegangan yang diterima oleh konsumen tidak berubah--ubah, tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Untuk Indonesia tegangan standar yang digunakan adalah 220 V tegangan fase ke netral dan 380 V tegangan fase ke fase.
2. FREKUENSI STABIL artinya frekuensi yang diterima oleh konsumen besarnya tetap yaitu untuk Indonesia menggunakan frekuensi 50 Hz.

KODE: ELEKTRO-0026
KATEGORI:ELEKTRO
LABEL: ELEKTRO

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar